Kebijakan Plagiarisme
LITERASIA menerapkan kebijakan toleransi nol terhadap segala bentuk plagiarisme dan manipulasi kutipan.
- Seluruh naskah yang masuk diperiksa tingkat kemiripannya menggunakan perangkat lunak deteksi plagiarisme (Turnitin / iThenticate).
- Batas maksimal indeks kemiripan (similarity score) yang ditoleransi adalah 20%, dengan kesamaan dari satu sumber tunggal tidak boleh melebihi 3%.
- Plagiarisme diri yang berlebihan (self-plagiarism), duplikasi naskah, dan manipulasi data penelitian lapangan dilarang keras.
- Naskah dengan tingkat kemiripan melebihi 20% akan dikembalikan kepada penulis untuk diperbaiki atau ditolak langsung tergantung pada tingkat pelanggarannya.